Chronicles Of The Demon-Slaying Cultivator
The Crimson Dragon Martial Emperor
The Blind Avenger With A Divine Eye
The Great Mage Return After 4000 Years
Tensei Shitara Slime Datta Ken
Kage No Jitsuryokusha Ni Naritakute
The Villain Of Destiny
Player Who Returned 10,000 Years Later
The Genius Knight Of A Fallen Race
Chronicles Of The Demon Faction
Demon Life Starting From A Baby
The Genius Professor Wants To Take It Easy
The Sword Emperor’s Path To Namgung
The Beginning After The End
Talker
Shadow Slave
I Took over The Academy With a Single Sashimi Knife
My Gift LVL 9999 Unlimited Gacha
Kuro no Shoukanshi
Tensei Shitara dai Nana Ouji datta node, Kimama ni Majutsu o Kiwamemasu
Jungle Juice
Heavenly Demon Apocalypse
Goblin Inc
I Became The Master Of The Weakest Demon King
Chronicles Of The Demon-Slaying Cultivator
Dari Author yang mengerjakan \<The Last Adventurer> dan Studio yang mengerjakan \<Nano Machine, Pick Me Up, Omniscient Reader’s Viewpoint>. "Balas dendamku baru akan berakhir setelah aku memusnahkan seluruh Demon Spirit." Setelah secara brutal memenggal dan memajang kepala Demon Spirit yang membunuh kedua orang tuanya,  bocah bernama 'Ise' disebut monster oleh warga desa. Karena sudah tidak punya keinginan hidup lagi, 'Ise' bertemu dengan 'Mong Ryeon'.  Seorang dokkaebi sekaligus pemburu Demon Spirit. Dalam kehidupan itu, Mong Ryeon menyadari adanya suatu 'keanehan' dalam diri Ise. Mong Ryeon mengirim Ise ke "Kelompok Algojo", yaitu perguruan bela diri bernama 'The Great Martial Path'...
The Crimson Dragon Martial Emperor
Lee Hwan, Sang Kaisar Bela Diri Naga Merah (Crimson Dragon Martial Emperor), penguasa mutlak dunia murim. Berbekal kemampuan bela diri yang luar biasa, ia menyatukan seluruh dunia murim di bawah kekuasaannya.  Dan bahkan menetapkan prinsip legendaris mengenai tidak adanya campur tangan antara istana kekaisaran dan dunia murim. Setelah mencapai segalanya, ia akhirnya menutup mata dan beristirahat untuk selamanya...  "Reinkarnasi...?" Lee Hwan terbangun dalam tubuh seorang pangeran kekaisaran yang terbuang, hanya untuk mengetahui bahwa segala jejak dari eranya telah lenyap sepenuhnya. Benteng Daeya, yang dulunya merupakan segalanya baginya, telah tiada. Begitu pula dengan jejak Tiga Raja, para bawahannya yang setia. Ia terbangun di zaman di mana segala hal yang pernah ia kenal telah menghilang. "Kalau begitu, aku akan memulihkan semuanya." Ia akan merebut kembali apa pun yang telah hilang. Maka dimulailah kembali era Sang Kaisar Bela Diri, yang akan berkuasa mutlak atas segalanya di bawah langit!